Menjelajah dan Memburu Kopi Bali

Inilah Petulangan pertama saya di Pulau Bali, sebuah perjalanan yang lumayan jauh dengan mengendarai bersama sih putih Mio serta di temani sang teman sih Gendut, perjalanan di mulai dari kota kelahiran Gresik dan inilah awal saya mulai perjalanan untuk sebuah Kepenasaran saya tentang ke Eksotisan Pulau Bali serta Kopi Bali yang Khas dengan Aromnya.

Pagi jam setengah lima saya menyiapkan segala keperluan untuk di bawa, carrier besarpun terisi penuh dengan segala perlengkapannya, ini bukan untuk mendaki tetapi sebuah petualanagan tentang Pulau Bali. Plan udah saya siapkan tinggal saya siap untuk menjalankannya.

Bersama sang teman sih gendut, sayapun siap mengendarai, pelan-pelan perjalanan ini kunikmati,"hembusan angin di perjalanan mengetarkan semua tubuh untuk tetap fokus berkendara", di perjalananpun cuaca sedikit tidak bersahabat,"rintik-rintik tetesan air hujan membasahi seluruh tubuh," lambat laun hujan telah redah tepat di kota pasuruan,. Di sini saya mulai mencari warung kopi untuk sekedar menghangatkan badan,.Eh tiba-tiba penghalangpun datang memberhentikan laju sepeda saya dan ternyata ban belakang sepeda telah bocor,." Buseet,." saya bergegas mencari tukang tambal dan sih gendut saya suruh mendorong sepedanya,. gak jauh dari temapat sepeda saya yang bocor ternyata bukak juga tukang tambalnya, " Alhamdulillah".

Selesai sudah ban yang bocor,. berlanjutlah perjalanan ini dengan semangat untuk sampai ketujuan, setiap kota saya lalui dengan mulus tanpa halangan, pesisir Pantura telah kelihatan dengan pemandangan yang sangat menyejukkan mata, biru air laut yang bersuara membuat perasaan ini tak henti-hentinya berkata :  ."Bali I'am Coming" . .

Tepat jam setengah dua tiba di pelabuhan ketapang banyuwangi,. saya langsung masuk ke kapal dan inipun pertama kali saya naik kapal,." sunguh pengalaman yang gak bakal terlupakan." beristirahtlah sudah saya dan sih gendut untuk menyiapkan energi untuk perjalanan panjang ini.

Dengan waktu satu jam istirahat, tibalah di Pulau Bali,. "Ohh sunguh perasaan ini sanagt bersemangat untuk menyambutnya'',. gak sampai disini saja, perjalanan masih terus berlanjut. satu jam berkendara, dua jam berkendara, dan tiga jam berkendara akhirnya sampai juga di Denpasar sebuah pusat Ibu kota,.

Waoooooooooh,waaahhh,. Kesampaian juga kepenasaran ini,"Pulau Bali Man". Pulau dengan tradisi yang masih kental adat dan istiadatnya,. sebuah Pure-Pure kuno di pingiran jalan masih tertata rapi dan bersih. 
Malam yang semakin Larut saya harus cepat mencari penginapan,. pusat kota yang saya pilih untuk bersingah dan dapatlah sebuah kos-kosan yang lumyan dengan harga yang terjangaku. Istirahtlah sudah malam ini. 

Pagi menyabut dengan matahari yang memncarkan cahayanya,. Inilah Plan yang sudah saya buat jauh-jauh hari untuk dapat merasakan Eksotisme Pulau Bali,. siap menyambut Pantai Kute yang tersohor terkenal sampai mancanegara ."Inilah Pulau Bali." . . waoooh ,.. pantai dengan pasir putihnya yang sangat digemari banyak turis-turis untuk berjemur,. sungguh pemadangan NanElok angin pantainya yang sepoi-sepoi membuat susana di sini semakin terasa sejuk . . . Ku nikmati sudah seharian ini di pantai dan rasa capek seharian berkendara terbayarkan sudah.

Plan kedua bersamaan hari kedua Siap untuk Memburu Kopi Bali,. kopi dengan aromanya yang khas siap untuk di nikmati,. sungguh kehidupan ini tanpa bebeban ketika seteguk kopi bali saya rasakan,. berjam-jam ku hanya duduk di kedai ini hanya untuk menikmati kopi bali,. semuanya terasa terpuaskan diri ini. ,. Kepenasaraan bertahun" luluh sudah. .. 

 . . . . .. . . ." Plan ke tiga mejelajah  tempat wisata di bali " . . . . . . . dan selesailah penjelajahan ini . . . .

Kini Kembalilah sudah ketika selelsai mersakan ke Eksotisannya serta ke Unikannya di Pulau Bali ini,. selesailah sudah perjalanan panjang ini hingga tak terasa saya pulang kerumah sudah. . . 







Category: 0 komentar

Oyes Cafe

Halooo Wak,. Piye kabare arek Sanyar iki, . . Eson mau posting titik mengenai Oyes Cafe alias WarKop Oyek,. Mohon ijin yoh Bang oyes yang selalu tersenyum. .hehe  :-)
Oyes Cafe alias warkop oyek ini adalah sebuah warung kopi yang telah di buka oleh bang oyes di awal bulan Puasa tahun 2012 kemarin sebuah warung kopi yang di bangun di daerah new kawis tepatnya di  kampung Kletak , warkop oyek ini agak sedikit beda di bandingkan dengan warkop lainnya,  warkop yang penuh berbagai komunitas dan freelancher yang nongkrong di sini, di warkop oyek ini banyak pecinta reptil khususnya pada snack atau ular piton yang telah di plihara di sini antara lain ular piton jenis albino, ular shanca dan banyak ular" jenis lainnya. di samping itu oyes cafe juga memlihara burung sebagai penghibur di pagi hari hehe. . . agar para penongkrong kopi di warkop semakin betah tak lupa jua banyak permainan yang di lakukan di warkop oyek ini seperti bermain Halma, Catur, dan Permainan kartu.

Para penongkrong di warkop oyek juga suka bermain Gitar dan belajar musik,"kata bang oyes jrang-jreng-jrang-jreng yang penting asek rek hehe" , melepas kepenatan seharian beraktifitas untuk menghibur diri bersama seklompok para penongkrong seperjuangan haha. . . 

Warkop oyek ini bukan hanya pemilik Bang oyes  saja tetapi juga pemilik Bang Jahit alias Jeto, di sini Bang oyes sbagai pemenejemen skaligus penjaga warkopnya pada malam hari sedangkan Bang Jahit Penjaga warkopnya pada Pagi hari.
untuk yang mau ketemu sih penjaga, Tolong sesuaikan jadwalnya yah?.!!! Hahaha . . .


Di warkop Oyek ada sebuah poster yang ditulis oleh temannya bang oyes yaitu Bang Medi. . . 
" Kami senang membaca buku,
Bermain musik,Menonton film,
Atau bertemu jesica di kuta bali,
Tapi kami mengerti, tak ada yang lebih baik selain sahabat,
Pembicaraan yang menyenangkan dan secankir kopi panas saat ini "

Dari Poster di atas bukan hanya sebuah kata-kata saja melainkan itu semua aktifitas yang di lakukan para penongkrong di warkop oyek. Mantab  . . . 

Oke wak, arek sanyar nan ngopi disek nak Oyes ben tambah seneng gk senep ae nak omah teros jhooo.. heheh. . . . Sekian dulu rek dari kang ranu coffee lovers. . 





Category: 4 komentar